Lauhul Mahfuzh
Al Hafizh Abu Al Qasim Ath-Thabrani [140] berkata: Muhammad Utsman bin Abu Syaibah menceritakan kepada kami, Munjab bin Al Harits menceritakan kepada kami, Ibrahim bin Yusuf menceritakan kepada kami, Ziyad bin Abdullah menceritakan kepada kami, dari Laits, dari Abdul Malik bin Said bin Jubair, dari ayahnya, dari Ibnu Abbas (ra), bahwa Nabi Muhammad (saw) bersabda:
إِنَّ اللَّهَ خَلَقَ لَوْحًا مَحْفُوظًا مِنْ دُرَّةٍ بَيْضَاءَ صَفْحَاتُهَا مِنْ يَاقُوتَةٍ حَمْرَاءَ قَلَمُهُ نُورٌ وَكِتَابُهُ نُورٌ لِلَّهِ فِي كُلِّ يَوْمٍ سِتُّونَ وَثَلَاثُمِائَةِ لَحْظَةٍ يَخْلُقُ وَيَرْزُقُ وَيُمِيتُ وَيُحْيِي وَيُعِزُّ وَيُذِلُّ وَيَفْعَلُ مَا يَشَاءُ.
Transliterasi: "Innallaaha khalaqa lawham mahfuuzham min durratim baidhaa', safhaatuhaa miy yaquutatih hamraa', qalamuhu nuuruw wa kitaabuhu nuurul lillaahi fii kulli yawmin sittuuna wa thalaathumi'ata lahzhatiy yakhluqu wa yarzuqu wa yumiitu wa yuhyii wa yu'izzu wa yudzillu wa yaf'alu maa yasyaa'."
Artinya: "Sesungguhnya Allah telah menciptakan Lauhul Mahfuzh dari bulatan putih, lembaran-lembarannya dari mutiara merah. Qalamnya adalah cahaya dan kitabnya adalah cahaya, setiap hari Allah memiliki tiga ratus enam puluh waktu, Dia menciptakan, memberi rezeki, mematikan, menghidupkan, memuliakan, menghinakan dan berbuat sesuai yang Dia kehendaki."
Ishaq bin Basyar berkata: Muqatil dan Ibnu Juraij mengabarkan kepadaku, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas (ra), dia berkata: sesungguhnya di dalam Lauhul Mahfuzh terdapat kalimat tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, agama-Nya Islam, Muhammad adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya, maka barangsiapa yang beriman kepada Allah dan membenarkan janji-Nya serta mengikuti para Rasul-Nya, niscaya Dia memasukkannya ke dalam Surga. Ibnu Abbas (ra) berkata: Lauhul Mahfuzh adalah lembaran dari bulatan putih, panjangnya antara langit dan bumi, lebarnya antara timur dan barat, asalnya adalah bulatan dari mutiara, penutupnya adalah mutiara merah, Qalam-Nya adalah cahaya, kalam-Nya disimpan di Al Arsy dan aslinya ada di samping malaikat.
Anas bin Malik (ra) dan para ulama terdahulu lainnya berkata: Lauhul Mahfuzh ada pada kening malaikat Israfil. [141] Muqatil berkata: Lauhul Mahfuzh itu ada di samping kanan Al Arsy.
Bab Dalil Penciptaan Langit dan Bumi serta Isinya
Allah berfirman: [142]
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَجَعَلَ الظُّلُمَاتِ وَالنُّورَ ۖ ثُمَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ يَعْدِلُونَ
Transliterasi: "Alhamdu lillaahilladzii khalaqas-samawaati wal-ardha wa ja'alazh-zhulumaati wan-nuura tsummalladziina kafaruu birabbihim ya'diluun."
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dan mengadakan gelap dan terang, Namun orang-orang yang kafir mensekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka" (Qs. Al An'am [6]: 1),
Allah juga berfirman: [143]
إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ