Ibnu Jarir [132] meriwayatkan dari riwayat Juwaibir dan ia dhaif, dari Al Hasan Al Bashri bahwa dia berkata: Al Kursi adalah Arsy. Riwayat ini tidak shahih dari Al Hasan, akan tetapi yang shahih darinya dan dari para sahabat serta Tabi'in lainnya bahwa Kursi bukanlah Al Arsy. Dari Ibnu Abbas (ra) dan Said bin Jubair (ra), bahwa keduanya berkata tentang firman Allah (swt), [133] "Kursi Allah meliputi langit dan bumi...." (Qs. Al Baqarah [2]: 255), maksudnya yaitu ilmu-Nya. Sedangkan yang terdapat pada riwayat Ibnu Abbas (ra) sebagaimana yang diriwayatkan oleh Al Hakim dalam Mustadrak-nya, [134] dia berkata: riwayat tersebut sesuai dengan syarat Al Bukhari dan Muslim, namun keduanya tidak meriwayatkannya, dari riwayat Sufyan Ats-Tsauri, dari Ammar Ad-Duhni, dari Muslim Al Bathin, dari Said bin Jubair, dari Ibnu Abbas (ra), bahwa dia berkata, "Al Kursi adalah tempat kedua kaki, dan Arsy tidak ada yang mengetahui kekuasaan-Nya selain Allah (swt)."
Syuja' bin Makhlad Al Falasi telah meriwayatkan dalam Tafsirnya, dari Abu Ashim An-Nabil, dari Ats-Tsauri, kemudian dia menjadikannya marfu', sedangkan yang benar adalah mauquf pada Ibnu Abbas (ra). Ibnu Jarir juga mengisahkannya dari Abu Musa Al Asy'ari (ra), Adh-Dhahhak bin Muzahim, Ismail bin Abdurrahman As-Sudi Al Kabir dan Muslim Al Bathin.
As-Suddi berkata dari Abu Malik: Al Kursi berada di bawah Arsy. As-Suddi juga berkata: langit dan bumi berada dalam mulut Al Kursi, dan Al Kursi berada diantara dua tangan (di hadapan) Al Arsy. Ibnu Jarir dan Ibnu Abu Hatim meriwayatkan dari jalur Adh-Dhahhak, dari Ibnu Abbas (ra) bahwa dia berkata, "Seandainya langit yang tujuh dan bumi yang tujuh diperluas, kemudian sebagiannya menyambung kepada sebagian yang lain, niscaya itu tidak sama dengan luasnya Al Kursi, melainkan hanya seperti potongan di dalam bentengan luas." [135] Ibnu Jarir berkata: [136] Yunus menceritakan kepadaku, Ibnu Wahab menceritakan kepada kami, dia berkata: Ibnu Zaid berkata, ayahku menceritakan kepadaku, dia berkata: Rasulullah (saw) bersabda:
مَا السَّمَاوَاتُ السَّبْعُ فِي الْكُرْسِيِّ إِلَّا كَدَرَاهِمَ سَبْعَةٍ أُلْقِيَتْ فِي تُرْسٍ.
Transliterasi: "Mas-samawaatus-sab'u fil-kursiyyi illaa kadaraahima sab'atin ulqiyat fii tursin."
Artinya: "Perumpamaan langit yang tujuh di dalam Al Kursi melainkan hanya seperti tujuh dirham yang dilemparkan ke dalam kolam."
Abu Dzar (ra) berkata: aku mendengar Rasulullah (saw) bersabda:
مَا الْكُرْسِيُّ فِي الْعَرْشِ إِلَّا كَحَلْقَةٍ مِنْ حَدِيدٍ أُلْقِيَتْ بَيْنَ ظَهْرَيْ فَلَاةٍ مِنَ الْأَرْضِ
Transliterasi: "Mal-kursiyyu fil-'arsyi illaa kahalqatim min hadiidin ulqiyat baina dzahrai falaatim minal-ardhi."
Artinya: "Perumpamaan Al Kursi di dalam Arsy melainkan seperti potongan besi yang dilemparkan antara dua belahan bumi." Hadits yang pertama mursal, sedangkan riwayat dari Abud Dzar munqathi'.