Maka hadits-hadits ini seperti hadits-hadits mutawatir dalam hal penetapan tujuh bumi. Maksudnya adalah bahwa setiap satu bumi berada di atas yang lainnya dan yang di bawahnya berada di tengah, itu menurut Ahli Al Hai'ah, sampai kepada bumi yang ketujuh dan itu berair serta tidak ada mulutnya, sedangkan di tengahnya adalah pusat, yaitu titik yang ditentukan dan kuat. Itu sanggup menahan beban berat, tidak ada yang menghalanginya. Mereka berselisih pendapat, apakah tujuh bumi itu bersambung dan tidak ada pemisah atau di antara satu bumi dengan yang lainnya terdapat lubang? Berkaitan dengan permasalahan ini terdapat dua pendapat, perselisihan ini juga terjadi pada planet-planet.
Pendapat yang jelas yaitu: bahwa setiap satu bumi tersebut dengan yang lainnya terdapat jarak atau pemisah, sebagaimana penjelasan firman Allah, "Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi..." (Qs. Ath-Thalaq [65]: 12).
Imam Ahmad berkata: Syuraih menceritakan kepada kami, Al Hakam bin Abdu Malik menceritakan kepada kami, dari Qatadah, dari Al Hasan, dari Abu Hurairah (ra), dia berkata: ketika kami bersama Rasulullah (saw) lewatlah awan-awan, kemudian beliau bersabda, "Tahukah kalian apa ini?" Kami berkata, "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui," beliau bersabda, "Awan dan sudut-sudut bumi akan dihempitkan kepada mereka hamba-hamba-Nya yang tidak bersyukur dan tidak berdoa kepada-Nya, tahukah kalian apa ini di atas kalian?" Kami berkata, "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui," beliau bersabda, "Ar-Raqi' (nama langit dunia), yaitu ombak yang dikendalikan dan atap yang terjaga, tahukah kalian jarak antara kalian dengan itu?" Kami berkata, "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui," beliau bersabda, "Perjalanan lima ratus tahun," kemudian beliau bersabda, "Tahukah kalian apa yang ada di atasnya?" Kami berkata, "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui," beliau bersabda, "Langit yang lain, tahukah kalian jarak antara kalian dengan itu?" Kami berkata, "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui," beliau bersabda, "Perjalanan lima ratus tahun, sampai dihitung kepada langit ketujuh."
Kemudian beliau bersabda, "Tahukah kalian apa di atasnya?" Kami berkata, "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui," beliau bersabda, "Al Arsy, tahukah kalian jarak antara Al Arsy dengan langit ketujuh?" Kami berkata, "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui," beliau bersabda, "Perjalanan lima ratus tahun."
Kemudian beliau bersabda, "Tahukah kalian apa yang di bawah kalian ini?" Kami berkata, "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui," beliau bersabda, "Bumi, tahukah kalian apa di bawahnya?" Kami berkata, "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui," beliau bersabda, "Bumi yang lain, tahukah kalian jarak antara keduanya?" Kami berkata, "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui," beliau bersabda, "Perjalanan lima ratus tahun." Sampai dihitung kepada tujuh bumi.